..:: Selamat Datang di Situs Resmi Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung ::.. - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin -
You are here:

Selamat Datang di Website BBPBL Lampung

Senin, 13 Juli 2015

KOMISI IV DPR RI MENDUKUNG PROGRAM KKP

DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PERIKANAN BUDIDAYA LAUT

Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia, yang 2/3 wilayahnya merupakan wilayah lautan ingin mengembangkan perikanan budidaya laut. Sehubungn dengan hal tersebut Jum’at, 10 Juli 2015 Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Ibu Siti Hediati Soeharto, SE melakukan kunjungan ke Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung (BBPBL). Rombongan Komisi IV DPR RI berjumlah 16 orang terdiri dari Fraksi Golkar, PDIP, PAN, Gerindra dan PKS. Tujuan dari kunjungan adalah sebagai pengawasan atas program kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam hal ini program yang telah dilakukan di BBPBL. Kunjungan diterima oleh Bapak Dirjen Perikanan Budidaya, Bapak Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si dan Kepala BBPBL, Ir. Tatie Sri Paryanti, MM. Dalam kesempatan tersebut hadir Dirjen. Peternakan, Sekda Prop. Lampung, Asisten I Kab. Pesawaran, Kadis Kelautan dan Perikanan Prop. Lampung, Kadis Kelautan dan Perikanan Kab. Pesawaran, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Prop. Lampung, dan pembudidaya ikan laut, udang di KJA, dan kekerangan di Teluk Lampung.


 

Ibu Ketua beserta rombongan komisi IV DPR RI berkenan melihat kegiatan yang dilakukan oleh BBPBL yakni kegiatan di hatchery ikan konsumsi, hatchery kuda laut, hatchery ikan hias, dan Karamba Jaring Apung (KJA). Sebelum ke KJA rombongan berkesempatan melihat pameran komoditas yang ada di BBPBL Lampung seperti Teripang, Rumput Laut, Ikan Cobia, Bawal Bintang, Kakap Putih dan Ikan Hias Laut. Ibu Siti Hediati Soeharto sebagai ketua rombongan sangat mengapresiasi hasil-hasil yang telah dicapai oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, dan Komisi IV DPR RI sangat mendukung Program KKP dalam rangka pengembangan perikanan budidaya khususnya perikanan budidaya laut. Bentuk dukungan tersebut pada tahun 2016 anggaran KKP akan dinaikkan menjadi + Rp. 25 Triliun. Kegiatan dilanjutkan melakukan diskusi dengan para pembudidaya untuk menerima masukan dan memberikan solusi dalam pemecahan masalah dalam pengembangan budidaya laut khususnya di Prop. Lampung. Terdapat satu permasalahan yang sangat menonjol yakni di sentra budidaya perikanan laut di Perairan Ringgung dibangun wisata bahari, dimana di area tersebut terdapat kawasan Minapolitan, sehingga dikhawatirkan terjadi benturan kepentingan. Menghadapi masalah tersebut ibu Ketua menyampaikan bahwa wisata baharipun penting bagi PAD dan devisa negara, namun harus saling menghargai dan perlu pembenahan dari Pemda Propinsi Lampung. Sekda Prop. Lampung berjanji akan melakukan mediasi antara Kelompok pembudidaya dan pemilik Wisata Bahari yang juga akan dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pesawaran. Selanjutnya masalah bantuan untuk pengembangan budidaya kerang hijau pada keompok pemdudidaya, dan Ibu Siti Hediati meneruskan ke Dirjen Perikanan Budidaya untuk dapat mempelajari dan memberikan bantuan pada kelompok-kelompok pembudidaya. Menyikapi masalah-masalah yang disampaikan oleh pembudidaya tersebut, selesai acara kunjungan Komisi IV DPR RI, Bapak Dirjen Perikanan Budidaya langsung meninjau kawasan budidaya yang berdekatan dengan wisata bahari dan bertemu dengan pemiliknya serta terjadi kesepakatan secara informal bahwa pembudidaya tidak akan terganggu dan diganggu aktivitas kegiatan budidayanya. Selanjutnya beliau meninjau langsung kegiatan kelompok pembudidaya budidaya kerang hijau di Desa Sukajaya, Lempasing dan Bapak Dirjen sangat respon dengan kegiatan yang telah berjalan serta menjanjikan akan memberikan bantuan. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa perlu penataan sedemikian rupa sehingga kegiatan budidaya kerang hijau tidak bertabrakan dengan alur pelayaran. (Va/UTK)

 
Print PDF

Selasa, 26 Mei 2015

UPAYA PERBAIKAN POPULASI IKAN MELALUI RESTOCKING

 

Restocking merupakan salah satu upaya penambahan stock ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, pada perairan yang dianggap telah mengalami penurunan stock akibat tingkat pemanfaatan yang berlebihan. Tujuan restocking adalah untuk menambah stock ikan agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi, juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang. Keberadaan ikan pada suatu perairan akan memberikan manfaat baik bagi ekositem pada perairan tersebut maupun bagi manusia sebagai bahan pangan.

Rabu, 13 Mei 2015, Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung sebagai UPT Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya melakukan restocking benih ikan di perairan Teluk Hurun, Lampung mengingat perairan T. Hurun dan sekitarnya populasinya sudah sangat menurun untuk beberapa jenis ikan. Kegiatan ini dilakukan menyikapi instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang ditindaklanjuti perintah langsung Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Cq. Direktur Kesehatan Ikan dan Lingkungan Perikanan Budidaya tentang kebijakan penebaran benih ikan pada perairan umum dalam rangka memulihkan sediaan benih ikan di alam dan turut mendukung kelestarian sumberdaya hayati perairan, serta menambah populasi ikan dan meningkatkan jumlah tangkapan sebagai sumber pangan.

Read more
 

KEMERIAHAN PERINGATAN HARI KARTINI DI BBPBL LAMPUNG

E-mail Print PDF
DSC 0314 resize

Peringatan Hari Kartini di Balai Besar perikanan Budiaya Laut (BBPBL) Lampung ditandai dengan pelaksanaan beberapa kegiatan lomba yakni badminton, tenis meja, memasang dasi dan gerak jalan sehat. Perlombaanm diikuti oleh peserta perwakilan dari masing-masing Bidang di BBPBL, Dharma Wanita dan mahasiswa/siswa yang sedang melakukan praktek. Babak penyisihan untuk pertandingan badminton dan tenis meja telah dimulai pada hari Jum’at, 17 April 2015. Sedangkan final pertandingan, memasang dasi serta gerak jalan sehat dilakukan pada hari Selasa, 21 April 2015 sebagai puncak acara peringatan Hari Kartini.

Read more
 

Selasa, 31 Maret 2015

 SEMANGAT PEMBUDIDAYA IKAN DALAM KEGIATAN GERVIKAN

DI KALIANDA, LAMPUNG SELATAN

 

Kegiatan gerakan vaksinasi ikan (Gervikan) telah dilakukan sejak tahun 2014 meliputi area budidaya laut, tawar dan payau. Di Propinsi Lampung kegiatan dilakukan di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Pringsewu, Tanggamus dan Kota Madya Metro. Berdasarkan pengamatan pada tahun 2014 para pembudidaya begitu semangat mengikuti kegiatan ini serta banyaknya lokasi budidaya di Propinsi Lampung maka tahun 2015 Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) tetap menjutkan kegiatan tersebut.

Read more
 

LAPORAN KINERJA BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG

TAHUN 2104

 

Dalam rangka mewujudkan good governance dan clean government dalam pemerintahan diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggung jawaban yang tepat, jelas, terukur dan legitimate sehingga penyelenggaraan pemertintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, maka Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung (BBPBL) menyusun Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB No. 53 tahun 2014.

 

Selengkapnya dapat di download pada link berikut:

LAKIP BBPBL TAHUN 2014

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 8

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday63
mod_vvisit_counterThis week299
mod_vvisit_counterThis month4638
mod_vvisit_counterAll days411790

We have: 3 guests online
Your IP: 54.234.129.215
Today: Jul 29, 2015