PERJANJIAN KERJASAMA TEKNIS ANTARA BBPBL LAMPUNG dengan BBIP KOTABARU DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI BENIH

Perjanjian adalah suatu tindakan yang mengikat 2 orang atau mungkin lebih. Perjanjian juga bisa dilakukan secara lisan maupun tulisan. Namun untuk sesuatu yang bisa dibilang serius dan tidak ingin menimbulkan sengketa (masalah) dikemudian hari, sebaiknya  perjanjian dibuat secara tertulis. Pengertian surat perjanjian adalah surat kesepakatan mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak yang saling mengikatkan diri untuk berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu. Definisi itu menunjukkan ciri khas surat perjanjian sebagai surat yang dibuat oleh dua pihak secara bersama, bahkan seringkali melibatkan pihak ketiga sebagai penguat.

MOU2 MOU1Terkait hal tersebut dan untuk menunjang kelancaran tugas masing-masing instansi, maka Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung  melakukan Perjanjian Kerjasama Teknis dengan Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Kotabaru, Kalimantan Selatan pada tanggal 17 Februari 2017. Ruang lingkup perjanjian tersebut meliputi  : Perencanaan program ; Pelaksanaan bimbingan teknis penerapan standar pembenihan ikan laut ; Pendampingan dalam kegiatan diseminasi teknologi budidaya laut; dan Pengembangan sarana produksi budidaya laut, khususnya dalam penyediaan benih ikan bermutu.

MOU3 MOU4Surat Perjanjian Kerjasama  ditanda tangani oleh Kepala BBPBL Lampung Ir. Mimid Abdul Hamid, M.Sc.  dan Kepala BBIP Kotabaru Ir. Humaidi yang disaksikan oleh  Dwi Handoko Putro, A.Pi  (Pejabat Fungsional Perekayasa BBPBL) ; Zidni Ilman, S.Pi (Kasi Standardisasi dan Informasi BBIP Kotabaru) dan Akhmad Baihaki, S.Pi (Kasi Pelayanan Teknik Produksi BBIP Kotabaru).  Diharapkan dengan Perjanjian Kerjasama ini dapat dijadikan landasan untuk pelaksanaan kegiatan peningkatan produksi ikan air laut di Indonesia (dau/va/utama)

SEMINAR HASIL KEGIATAN T.A 2016 DAN PROPOSAL KEGIATAN 2017

Seminar hasil Kegiatan adalah forum pemaparan laporan hasil  kegiatan perekayasaan yang telah dilakukan oleh para perekayasa dalam upaya untuk melakukan uji coba yang dapa dipertanggung-jawabkan secara ilmiah, setelah pemaparan akan mendapatkan evaluasi dan masukan dari peserta seminar dengan maksud agar laporan perekayasaan tersebut dapat menjadi suatu karya ilmiah yang baik dan dapat dijadikan sebagai acuan untuk kegiatan selanjutnya.

sm1 sm4Perekayasaan adalah proses terencana dan sistematis yang melibatkan pemikiran, penalaran, dan pertimbangan untuk memilih dan menentukan teori, pengetahuan yang tersedia. Konsep, metoda, teknik, serta pendekatan untuk menghasilkan suatu produk yang nantinya akan disusun dalam bentuk paket teknologi.

Sedangkan  proposal dapat diartikan suatu rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja, perencanaan secara sistematis, matang dan teliti yang dibuat oleh perekayasa sebelum melaksanakan kegiatan perekayasaan.

DSC_0250 sm3Seminar hasil kegiatan perekayasaan tahun anggaran 2016 dan proposal kegiatan tahun anggaran 2017 Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung dilaksanakan pada tanggal 30-31 Januari 2017, yang dihadiri oleh semua pejabat struktural dan fungsional serta dua orang pakar pembenihan dan penyakit dari IPB sebagai nara sumber, yaitu : Dr. Alimudin yang mempresentasikan  Kualitas induk dan produksi benih ikan laut bermutu dan     Dr. Sukenda dengan judul  Penanganan penyakit bakterial  dan viral pada ikan laut

sm5 sm6Dalam acara tersebut perekayasa banyak mendapatkan masukan dari peserta, nara sumber dan kepala balai diantaranya masalah data perekayasaan pemuliaan induk unggul Kerapu Bebek serta masalah penyakit black body pada ikan Kakap Putih. Sebelum acara berakhir kepala BBPBL menyampaikan bahwa kegiatan perekayasaan 2017  dihubungkan dengan pemakaian air steril, bagaimana kita menyiapkan air steril dalam pemeliharaan larva Kakap Putih kemudian menggunakan panutup kain hitam untuk mengurangi kanibalisme. (dau/utama)

BANTUAN PAKAN MANDIRI IKAN SP-05 KE POKDAKAN

Kebutuhan pakan merupakan faktor penentu dalam budidaya ikan karena pakan merupakan sumber energi yang digunakan untuk pemeliharaan tubuh, pengganti jaringan tubuh yang rusak  untuk pertumbuhan dan untuk melakukan aktifitas.

pm1 pm2 pm4 pm5Penggunaan pakan pellet buatan pabrik membutuhkan  biaya cukup besar dalam proses kegiatan budidaya.  Untuk menekan biaya produksi,  Direktorat  Jenderal  Perikanan Budidaya (DJPB) membuat program pakan mandiri  sehingga pembudidaya dapat mandiri  tidak mengandalkan pakan pabrik, untuk mendukung  Program DJPB  tersebut  Balai Besar Perikanan Budidaya Laut  (BBPBL) Lampung sebagai salah satu UPT DJPB, ditugaskan untuk memproduksi pakan mandiri dengan tujuan : jika pada level pembudidaya belum bisa memproduksi secara massal, BBPBL dapat mensupport  kegiatan budidaya dengan harga lebih rendah dibandingkan dengan pakan komersial.  pm6 pm7 pm8 pm3Sebagai langkah awal pakan mandiri produksi BBPBL  pada tahun 2016, telah disosialisasikan ke Pokdakan – pokdakan  dalam bentuk bantuan dan pada Januari 2017 telah didistribusikan ke berbagai Pokdakan di Kota Metro dan  Lampung Selatan  sebagai  berikut :

  1. Kelompok Tani Mina Cahaya Mas di Kecamatan Tanjung Bintang,  Lampung             Selatan sebanyak  1 ton;
  2. Kelompok Tani Mina Subur  di desa   Talang Jawa , Kecamatan Merbau Mataram       Kabupaten Lampung Selatan,  sebanyak  1 ton;
  3. Kelompok Tani Makmur  Desa Yosodadi, Kecamatan Metro Timur  Kota Metro            sebanyak 500 kg
  4. Kelompok Tani Metro Makmur,  Desa Sumber Sari Kec. Metro Selatan  Kota Metro     sebanyak  500 kg.  (Va/Dau/utama)

GENERAL MEETING 2016, 0UT LOOK 2017 DAN RE-ORGANISASI BBPBL LAMPUNG

Dalam rangka mengevaluasi kinerja kegiatan telah dilakukan evaluasi bulanan  yang dihadiri oleh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional dan koordinator devisi. Untuk megevaluasi kinerja selama satu tahun  (2016) , pada tanggal 23 Januari 2016 Kepala BBPBL Lamung mengadakan general meeting yang dihadiri oleh seluruh staf dengan tujuan untuk mencermati apa yang telah  dilakukan selama tahun 2016, sehingga  bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah lalu dan  tidak  lagi melakukan kesalahan yang sama pada tahun berikutnya  (2017).   Selain itu  hasil kerja yang telah dicapai adalah buah dari kerja keras seluruh staf, oleh karena itu pada kesempatan tersebut Bapak pimpinan mohon masukan  dan sarannya untuk  perbaikan  ditahun 2017.

gen1 gen3 gen4Dalam kesempatan itu juga dilakukan Re – organisasi atau penataan kembali  personil-personil terutama  di bidang teknis dibagi menurut komuditas yang ada, mengingat tahun 2017 kita harus melaksanakan program-program yang sangat besar,  seperti  revitalisasi KJA dan Off-shore.

Selanjutnya Kepala BBPBL Lampung menyampaikan bahwa general meeting  akan menjadi agenda rutin yang akan dilaksanakan 2 kali dalam 1 tahun yakni  di akhir dan pertengshsn tahun untuk dapat mengetahui kemajuan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan, disamping iu juga sebagai ajang silaturrahmi antara kepala balai dan seluruh  staf yang ada.

dsc_0012 dsc_0019 dsc_0020Yang lebih penting bagi semua karyawan untuk dapat memahami tugas pokok masing-masing, sehingga kita dapat bekerja sepenuh hati sesuai dengan tugas pokok tersebut.  Berdasarkan Peraturan MKP No. 6/PERMEN-KP/2014 Balai Besar Perikanan Budidaya Laut  adalah Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jendral Perikanan Budidaya  berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, mempunyai tugas melaksanakan Uji Terap Teknik dan Kerja Sama, Pengelolaan Produksi, Pengujian Laboratorium, Mutu Pakan, Residu, Kesehatan Ikan dan Lingkungan, serta Bimbingan Teknis Perikanan Budidaya Laut.  (Va/Dau/utama)

1 2 3 6