BANTUAN PAKAN MANDIRI IKAN SP-05 KE POKDAKAN

Kebutuhan pakan merupakan faktor penentu dalam budidaya ikan karena pakan merupakan sumber energi yang digunakan untuk pemeliharaan tubuh, pengganti jaringan tubuh yang rusak  untuk pertumbuhan dan untuk melakukan aktifitas.

pm1 pm2 pm4 pm5Penggunaan pakan pellet buatan pabrik membutuhkan  biaya cukup besar dalam proses kegiatan budidaya.  Untuk menekan biaya produksi,  Direktorat  Jenderal  Perikanan Budidaya (DJPB) membuat program pakan mandiri  sehingga pembudidaya dapat mandiri  tidak mengandalkan pakan pabrik, untuk mendukung  Program DJPB  tersebut  Balai Besar Perikanan Budidaya Laut  (BBPBL) Lampung sebagai salah satu UPT DJPB, ditugaskan untuk memproduksi pakan mandiri dengan tujuan : jika pada level pembudidaya belum bisa memproduksi secara massal, BBPBL dapat mensupport  kegiatan budidaya dengan harga lebih rendah dibandingkan dengan pakan komersial.  pm6 pm7 pm8 pm3Sebagai langkah awal pakan mandiri produksi BBPBL  pada tahun 2016, telah disosialisasikan ke Pokdakan – pokdakan  dalam bentuk bantuan dan pada Januari 2017 telah didistribusikan ke berbagai Pokdakan di Kota Metro dan  Lampung Selatan  sebagai  berikut :

  1. Kelompok Tani Mina Cahaya Mas di Kecamatan Tanjung Bintang,  Lampung             Selatan sebanyak  1 ton;
  2. Kelompok Tani Mina Subur  di desa   Talang Jawa , Kecamatan Merbau Mataram       Kabupaten Lampung Selatan,  sebanyak  1 ton;
  3. Kelompok Tani Makmur  Desa Yosodadi, Kecamatan Metro Timur  Kota Metro            sebanyak 500 kg
  4. Kelompok Tani Metro Makmur,  Desa Sumber Sari Kec. Metro Selatan  Kota Metro     sebanyak  500 kg.  (Va/Dau/utama)