PANEN PERDANA BAWAL BINTANG PADA LOKASI DEMFARM BBPBL DI DESA RINGGUNG

panen_perdana_1

Kegiatan Demfarm budidaya laut yang dilaksanakan oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung dimulai sejak bulan April 2015, tersebar di 5 (lima) Kabupaten, yakni 3 (tiga) kelompok pembudidaya di Kab. Pesawaran, 3 (tiga) kelompok pembudidaya di Kab. Lampung Selatan, 2 (dua) kelompok pembudidaya di Kep. Seribu-DKI Jakarta, 1 (satu) kelompok pembudidaya di Kab. Panimbang-Banten, dan 1 (satu) kelompok pembudidaya di Kab. Lontar-Banten, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang pembudidaya. Komoditas yang dibudidayakan adalah Kerapu Macan, Bawal Bintang, Kakap Putih, Kerang Hijau, Udang Vanamei dan Rumput Laut Hasil Kultur Jaringan.
Salah satu kelompok pembudidaya demfarm di Kab. Pesawaran adalah Pokdakan Bina Usaha berlokasi di Desa Ringgung dengan ketua Bapak Asril. Komoditas ikan yang dibudidayakan pada kelompok ini adalah Bawal Bintang 34.000 ekor, Kerapu Macan 4.000 ekor, dan Kakap Putih 3.000 ekor. Selain ikan juga diberikan bantuan jaring pengganti mesh size 0,5 “ sebanyak 80 buah, jaring pengganti mesh size 1” sebanyak 160 buah, perahu kayu bermesin 1 unit, genset 2 KW sebanyak 1 unit, pakan pellet 85 ton, serta vitamin dan obat-obatan 1 paket.
Pada Rabu, 06 Januari 2016 telah dilakukan panen perdana Bawal Bintang pada Pokdakan Bina Usaha tersebut oleh Direktur Kawasan Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Bapak Ir. Arik Hari Wibowo, M.Si, Direktur perbenihan DJPB Bapak Ir. Sarifin, MS didampingi oleh Kepala BBPBL periode 2013-2015 Ir. Tatie Sri Paryanti, MM, Kepala BBPBL yang baru Ir. Mimid Abdul Hamid, M.Sc, Kadis. Kelautan dan Perikanan Kab. Pesawaran Suyanto, A.Pi, dan DKP Prop. Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Budidaya Ir. Candra Murni, MH. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Pejabat Satker UPT eselon I KKP, Muspika, dan tokoh perikanan budidaya.
Perkiraan produksi Bawal Bintang 13.850 kg, dengan harga jula Rp. 65.000,-. Bawal Bintang merupakan salah satu komoditas potensial untuk dikembangkan, karena pertumbuhannya cepat, benih sudah dapat diproduksi secara massal di BBPBL Lampung, dan teknologi budidayanya sudah dikuasai. Dengan berhasilnya kegiatan Demfarm Bawal Bintang di Pokdakan Bina Usaha, Kab. Pesawaran diharapkan dapat merangsang Pokdakan lain untuk membudidayakan komoditas tersebut, sehingga dapat berkembang yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya dan mensejahterakan masyarakat pembudidaya khususnya di kawasan pesisir pantai Provinsi Lampung . (Va/Utama)