PISAH SAMBUT KEPALA BBPBL

 pisah_sambut_01 pisah_sambut_02

Rabu, 06 Januari 2016 bertempat di Auditorium BBPBL Lampung, telah dilakukan acara pisah sambut kepala BBPBL yang lama, Ir. Tatie Sri Paryanti, MM dengan pejabat yang baru Ir. Mimid Abdul Hamid, M.Sc. Hadir pada kesempatan tersebut Dirjen Perikanan Budidaya, Bapak DR. Ir. Slamet Subyakto, M.Si; Direktur Perbenihan, Ir. Sarifin, M.S beserta ibu, Direktur Kawasan Budidaya, Ir. Arik Hari Wibowo, M.Si, pejabat Bagian Kepegawaian DJPB, Kadis DKP Prop. Lampung beserta jajaran, Kadis DKP Kab. Pesawaran beserta jajaran, Pejabat DKP Kab. Lampung Selatan, Kepala Stasiun Karantina Ikan Kelas I Panjang, SUPM Kota Agung, Muspika, Mantan Eselon II DJPB, Mantan Kepala BBPBL Lampung, Tokoh Masyarakat Desa Hanura dan Desa Hurun, Dharma Wanita serta Staf BBPBL Lampung.
Dalam sambutannya Ibu Tatie menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Dirjen PB yang telah memberikan kesempatan kepada beliau untuk memimpin BBPBL, walaupun tidak lama (2,5 tahun) namun sangat berarti, dan Alhamdulillah sangat mudah menyatukan visi dan misi dengan karyawan BBPBL. Dalam kurun waktu tersebut beliau membenahi fasilitas pembenihan dan broodstock center, membangun laboratorium dan green house rumput laut kuljar, pabrik pakan mandiri, melakukan program Gervikan tidak hanya pada pembudidaya ikan laut namun juga ikan air tawar, serta sertifikasi CBIB untuk komoditas Kakap Putih, Kakap Merah, Bawal Bintang, dan Kerapu Macan dengan hasil Great A (Excelent). Sedangkan untuk kegiatan Demfarm telah dilakukan panen perdana untuk komoditas Kerang Hijau di Kab. Pandeglang, Udang Vanamei di Desa Durian dan Bawal Bintang di Desa Ringgung, Kab. Pesawaran.
Dan dalam pengarahannya Dirjen Perikanan Budidaya mengucapkan terimakasih kepada Kepala BBPBL yang lama atas kerja kerasnya dalam pengembangan budidaya laut serta menugaskan kepada Kepala BBPBL yang baru untuk 1) mengembangkan cobia untuk menjadi komoditas unggulan; 2) mengawal pabrik pakan mandiri sebaik-baiknya karena bahan bakunya cukup tersedia di Lampung; 3) membuat percontohan tidak dibanyak tempat, tetapi focus sehingga dapat berhasil; 4) dan melanjutkan pengembangan teknologi budidaya rumput laut dari kultur jaringan kepada sentra-sentra budidaya. Bapak Dirjen PB mengakhiri pengarahannya dengan menyampaikan semboyan “IKAN TERI IKAN COBIA, DENGAN BERSINERGI KITA PASTI BISA.” (Va/Utama)

pisah_sambut_03 pisah_sambut_04 pisah_sambut_05 pisah_sambut_06