Profil

SEJARAH
Untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan budidaya laut di Indonesia berdasarkan KEPPRES RI No. 23 Tahun 1982 yang pelaksana-annya tertuang dalam SK. Menteri Pertanian Nomor 437/Kpts/Um/7/1982, maka Direktorat Jenderal Perikanan telah merintis pembentukan Balai Budidaya Laut Lampung (BBL) sejak tahun 1982. Pada awalnya BBL memperoleh bantuan teknis dari FAO/UNDP melalui Seafarming Development Project INS/81/008 selama 6 tahun (1983-1989). BBL ditetapkan secara resmi berdasarkan SK. Menteri Pertanian Nomor 347/Kpts/OT.210/8/1986 tanggal 5 Agusuts 1986, SK Menteri Pertanian Nomor 347/Kpts/OT.210/5/1994 tanggal 6 Mei 1994, SK Menteri Eksplorasi Laut dan Perikanan Nomor 61 Tahun 2000 tanggal 31 Juli 2000 dan disempurnakan dengan SK Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.26F/MEN/2001. Sejak 1 Januari 2006 Balai Budidaya Laut berubah menjadi Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.07/MEN/2006.

TUGAS DAN FUNGSI
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.07/MEN/2006 Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut (BBPBL) adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang pengembangan budidaya laut yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Departemen Kelautan dan Perikanan.