STATUS PRODUKSI DAN DISTRIBUSI BIBIT RUMPUT LAUT KULTUR JARINGAN

Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan budidaya, yang menjadi andalan dalam peningkatan produksi, perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir.Untuk mendukung peningkatan produksi rumput laut nasional dan tetap menjadi produsen rumput laut terbesar di dunia, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan terobosan dengan menggunakan teknologi kultur jaringan dan pengembang biakkan rumput laut melalui spora.

rumla1 rumla2 rumla3Pengembangan bibit rumput laut E. cottonii melalui kultur jaringan adalah bagian dari upaya untuk menyediakan bibit rumput laut yang berkualitas dalam jumlah yang cukup. Sejak tahun 2013 Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung bekerja sama dengan SEAMEO Biotrop telah memproduksi bibit E. cottoniikultur jaringan dan telah didistribusikan ke beberapa sentra budidaya rumput laut di Indonesia.

rumla4 rumla5 rumla6Pada Tahun 2106 DJPB telah menetapkan target produksi bibit Rumput Laut Kultur Jaringan untuk BBPBL Lampung sebanyak 20.000 kg.  Sampai dengan akhir September 2016 target produksi telah tercapai 13.183 kg atau sebesar 65,9 % dan telah didistribusikan ke beberapa sentra budidaya Rumput Laut di Indonesia, seperti disajikan pada Tabel berikut :

foto-tabel-rumla3